Pentingnya
sikap respect dalam kehidupan nasional dapat ditunjukkan melalui berbagai hal
misalkan dalam segi budaya, yakni bagaimana kita menerima budaya kita yang
secara harfiah sangat bervariasi. Dalam segi Harmonisasi, respect dapat ditunjukkan
dalam berkomunikasi dan berperilaku dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai
seorang profesionalis yang bermasyarakat, memiliki value respect di dalam diri
seorang pribadi akan membantu kita dalam menjadikan diri kita pribadi yang mampu
menunjukkan sikap empati atau sikap yang menunjukkan rasa toleransi yang tinggi
terhadap sesama, menjaga kesopanan dalam berperilaku, serta tidak mengharapkan
imbalan ketika memberikan bantuan terhadap sesama. Dengan mengaplikasikan value
dari respect itu sendiri maka kita akan selalu berusaha untuk menjadi pribadi
yang lebih baik.
Salah
satu tokoh yang dapat kita jadikan panutan dalam mengimplementasikan respect
kepada orang lain adalah Nabi besar Muhammad S.A.W. Hal ini ditunjukan oleh
beliau dengan menghormati dan menghargai musuh-musuhnya seperti kaum Yahudi dan
Qurais sebagai manusia walaupun mereka sering berbuat jahat kepada beliau.
Dengan adanya repect maka kita akan selalu terdorong untuk menjadi orang
yang lebih baik dan berusaha agar tidak mengulang kesalahannya kembali. Dengan
adanya respect akan tercipta lingkungan dimana masing-masing individu akan
saling membutuhkan, saling menguntungkan, saling mengisi, dan saling
menguatkan.
1. Saling membutuhkan
Pernahkah kalian membayangkan jika segala sesuatu
harus dilakukan sendiri: bekerja sendiri tanpa dibantu oleh costomer service
lainnya? Menerima costomer sendiri? Sampai ketika ada suatu masalah kalian
mengambil keputusan sendiri? Pasti itu sangat melelahkan, merepotkan, atau
bahkan tidak mungkin dilakukan oleh diri kita sendiri. Pasti ada hal-hal yang
tidak bisa kita lakukan sendiri dengan baik. Sebagai contoh atasan membutuhkan
bawahan, begitu pula sebaliknya perusahaan membutuhkan karyawan dan konsumen,
serta pemimpin membutuhkan anak buah. Tentu saja kondisi ini berlaku pula
sebaliknya. Jadi intinya: kita semua saling membutuhkan.
2. Saling Menguntungkan
Selain saling membutuhkan, ternyata kita semua juga
bisa saling menguntungkan. Kita merasa beruntung karena bisa berbagi dengan
orang lain: kita mendapat pemasukan uang dan mendapat kepuasan karena ada orang
lain yang mau menggunakan hasil karya kita. Orang lain juga merasa diuntungkan
dengan kebaradaan kita karena mereka bisa mendapatkan apa yang mereka perlukan
dari kita.Misalnya, perusahaan merasa diuntungkan karena adanya costomer
service dan karyawan lainnya sehingga perusahaan mendapat pemasukan.
3. Saling Mengisi
Tidak ada satu orang pun yang benar-benar serupa
dengan orang lain. Anak kembar sekalipun memiliki perbedaan. Kita memiliki
perbedaan dalam kepribadian, talenta, kemampuan, gaya hidup, kebiasaan, dan
kebutuhan. Namun perbedaan inilah yang membuat hidup menjadi lebih kaya,
bervariasi, dan menyenangkan karena kita bisa saling mengisi.
4. Saling Menguatkan
Selain perbedaan, persamaan pun bisa menguntungkan.
Orang-orang yang memiliki persamaan bisa saling bekerja sama. Ringan sama
dijinjing, berat sama dipikul, begitu kata pepatah. Rupanya pepatah ini muncul
dari kesadaran bahwa dengan bekerja sama, segala sesuatu akan terasa lebih
mudah. Masalah menjadi lebih ringan dan menjadi lebih mudah dicarikan solusinya
jika dipecahkan bersama. Pekerjaan berat akan menjadi lebih mudah dan lebih
cepat selesai jika dikerjakan bersama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar