Senin, 29 April 2013

Algoritma Apriori

Oleh Kelompok 1

IRFAN JUNI (H121 10 251)
NOER NI’MAT (H121 10 260)
MEGAWATI (H121 10 274)
AMANDA (H121 10 284)


A. Pendahuluan

Data mining merupakan suatu proses pendukung pengambil keputusan dimana kita mencari pola informasi dalam data. Pencarian ini dapat dilakukan oleh pengguna, misalnya dengan menggunakan query (dalam kasus ini sangat sulit dilakukan) atau dapat dibantu dengan suatu aplikasi yang secara otomatis mencari pola informasi pada basis data. Pencarian ini disebut discovery. Discovery adalah proses pencarian dalam basis data untuk menemukan pola yang tersembunyi tanpa ide yang didapatkan sebelumnya atau hipotesa tentang pola yang ada. Dengan kata lain aplikasi mengambil inisiatif untuk menemukan pola dalam data tanpa pengguna berpikir mengenai pertanyaan yang relevan terlebih dulu.

Salah satu bentuk pola yang dapat dihasilkan data mining adalah association rule. Association Rule dapat digunakan untuk menemukan: hubungan atau sebab akibat.

 Association rule memiliki bentuk LHS RHS dengan interpretasi bahwa jika setiap item dalam LHS (Left Hand Side) dibeli, maka item dalam RHS (Right Hand Side) juga dibeli. Association rule dapat dihasilkan dengan Algoritma Apriori. Salah satu penggunaan Association rule adalah mendukung pengambilan keputusan dalam bidang pemasaran, misalnya untuk mengetahui pola pembelian pelanggan, penentuan tata letak barang dan lain-lain.